PICTURES SLIDE SHOW

Rabu, April 13, 2011

Tuhan Menjamin Doa Kita


Hayatilah hidup anda setiap saat sebagai seseorang penerima kelimpahan yang disiramkan oleh Tuhan kepada seluruh makhluknya. Sebelum anda memulai kegiatan anda hayatilah kembali kasih sayang Tuhan yang senantiasa menginginkan anda untuk berhasil dalam apa pun urusan anda. dan berdoalah dengan penuh keyakinan dan kerendahan hati karena bersyukur mendapatkan jaminan kesuksesan dari Tuhan.
"
seperti sebuah radio 99.9 FM yang selalu melakukan siaran tanpa memedulikan apakah anda sedang mendengarkannya atau tidak. Andalah yang menentukan apakah ingin mendengar siarannya atau tidak. Jika anda ingin maka anda hanya perlu tune-in memutar tombol 99.9FM maka otomatis anda akan menerima siarannya.
Rahmat Tuhan -berupa kesuksesan yang anda inginkan- senantiasa dilimpahkan kepada seluruh makhluknya setiap saat. Tinggal anda yang menentukan apakah settuju untuk menerimanya atau tidak. Jika anda ingin, anda tinggal mengizinkannya untuk mengalir ke dalam hidup anda.

DOA... antara yang ada di hati dan mulut.


SAYA MINTA ITU, MENGAPA YANG SAYA DAPAT INI....?
Tuhan selalu mengabulkan doa setiap orang. dan Ia mengabulkan doa yang ada di HATI manusia, bukan yang terucap di mulut. jadi, saat berdoa, jika ad konflik antara apa yang terucap di mulut dengan yang terasa dibhati maka yang ada di hati Andalah yang terwujud.

Rabu, Agustus 25, 2010

MENJAGA PAHALA PUASA


Alhamdulillah, kita masih diperkenankan bertemu dengan bulan Ramadhan di tahun ini. sungguh, ini merupakan kenikmatan yang patut kita syukuri, mengingat begitu anyak kesempatan yang bisa kita gunakan dan manfaatkan untuk enambah bekal kita menuju kehidupan yang kekal.
Allah berfirman,
"berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal." (al-Baqarah:197)
sungguh, bulan Ramadhan ini merupakan kesempatan emas untuk menempa dan melatih kita untuk menjadi diri yang lebih bertakwa, sebab memang itulah muara akhir dari ibadah puasa.
Namun, amat disayangkan. kebanyakan dari kaum muslimuin hanya memandang puasa sebagai rutinitas tahunan belaka. dalam pandangannya, puasa tak lebih dari sekedar menahan haus dan lapar, sehingga hanya fokus pada masalah ini, tanpa perhatian terhadap berbagai macam pintu pahala yang ada didalamnya dan berbagai hal yang bisa merusak puasa.
oleh karena itu, betapa banyak orang yang berpuasa namun enggan mengekang lisan, penglihatan, dan hawa nafsunya. padahal semestinya orang yang berpuasa berusaha membentengi ibadah puasa dari faktor-faktor yang mengurangi keutuhan pahalanya, seperti ghibah dan namimah (adu domba). Rasulullah bersabda,
"Barangsiapa tidak meninggalkan kata-kata dusta dan perbuatan sia-sia, niscaya Allah tidak butuh kepada puasanya."