PICTURES SLIDE SHOW

Rabu, April 01, 2009

Agent of Change of The World


Knowledge Is Power...!!!

Oleh: Ali Mustofa

Jika sahabat adalah seorang guru, pernahkah mengalami kejadian, satu kelas nilainya jelek semua ? Satu kelas akhlaknya tidak ada yang baik, atau satu kelas ribut semua ? Pertanyaannya adalah apakah mungkin itu terjadi karena semua siswa melakukan kesalahan kolosal ? Lalu kemudian kita sibuk menyalahkan, bahwa inilah murid-murid ternakal, Ini akibat sistem yang buruk, atau karena para orang tua tidak mempunyai perhatian.

Saudaraku, sebaik-baik guru adalah guru yang berani menilai dirinya. Yang berani bertanya tentang berbagai kemungkinan pada dirinya, ? mungkin saya mengajar kurang dipahami ? Mungkin saya mengajar kurang persiapan ? Mungkin saya mengajar kurang profesional ? Atau mungkin saya mengajar kurang ikhlas, sehingga tidak bisa meraba dan menyentuh hati mereka ?

Seorang guru yang lebih sibuk mengevaluasi dan memperbaiki diri, maka lambat laun guru inilah yang akan bisa merubah dan memperbaiki murid-muridnya.

Sahabat ketahuilah untuk benar-benar merasa takut kepada Allah, untuk mencapai derajat ma'rifat seseorang tidak harus selamanya berilmu banyak. Karena setiap orang berbeda-beda. Maka tidak usah merasa rendah dari dengan ilmu yang sedikit.

Kalau kita bertanya, apakah mungkin kita yang berilmu sangat sedikit ini akan mencapai derajat ma'rifat ? Jawabannya mengapa tidak. Karena sesungguhnya setiap orang hanya dikaruniai ilmu yang tidak terhingga hanya milik Allah semata.

Orang yang tulus ikhlas dengan ilmunya walau hanya bekerja sebagai guru TK misalnya, ia tidak akan takut disebut bodoh karena ia sadar dan yakin bahwa ilmunya yang sedikit itupun semata-mata karunia dari Allah dan merupakan amanah untuk disampaikan kepada orang lain. Maka ia akan menjadikan ilmu yang sedikit itu sebagai bekal untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Karenanya sangat bergantung orang yang dikaruniai ilmu dan mengajarkannya kepada orang lain dengan tulus ikhlas. Karena justru dengan ketulusan dan keikhlasannya lah suatu ilmu dapat mencahayai baik kepada dirinya maupun kepada orang lain yang diajarinya.

Sahabat, ingatlah ilmu yang tidak diamalkan ibarat pohon yang tidak berbuah. Maka marilah kita menjadikan diri ini berkeinginan untuk dapat menyampaikan ilmu, walaupun sedikit. Dan cara menyampaikannya dengan cara yang terbaik disertai keinginan kuat agar orang lain bisa selamat. Wallahu a'lam

Kamis, Maret 26, 2009

Ku Persembahkan Lagu Ini Untuk .... siapa Ja....

DEAR GOD

Avenged Sevenfold


A lonely road, crossed another cold state line
Miles away from those I love
Purpose hard to find
While I recall all the words you spoke to me
Can't help but wish that I was there
Back where I'd love to be, oh yeah

Dear God the only thing I ask of you
Is to hold her when I'm not around
When I'm much too far away
We all need that person who can be true to you
But I left her when I found her
And now I wish I'd stayed
'Cause I'm lonely and I'm tired
I'm missing you again, oh no
Once again

There's nothing here for me on this barren road
There's no one here while the city sleeps
And all the shops are closed
Can't help but think of the times I've had with you
Pictures and some memories will have to help me through, oh yeah

Dear God the only thing I ask of you is
To hold her when I'm not around,
When I'm much too far away
We all need that person who can be true to you
I left her when I found her
And now I wish I'd stayed
'Cause I'm lonely and I'm tired
I'm missing you again oh no
Once again

Some search, never finding a way
Before long, they waste away
I found you, something told me to stay
I gave in, to selfish ways
And how I miss someone to hold
When hope begins to fade...

A lonely road, crossed another cold state line
Miles away from those I love
Hope is hard to find

Dear God the only thing I ask of you is
To hold her when I'm not around,
When I'm much too far away
We all need the person who can be true to you
I left her when I found her
And now I wish I'd stayed
'Cause I'm lonely and I'm tired
I'm missing you again oh no
Once again

Jumat, Maret 13, 2009

Singapura Produksi Film Berisi Lagu-lagu Indonesia

By Republika Newsroom
Kamis, 12 Maret 2009 pukul 21:02:00

BATAM -- Sineas Singapura memproduksi film melayu The Missing Ingredient berisi lagu-lagu Indonesia, di antaranya Si Jali-jali, Sayang di Sayang dan Pesan Kakek.

Director sekaligus co-writer The Missing Ingredient Sanif Olek mengadaptasi lagu-lagu itu dan memasukannya ke dalam setting film tanpa musik latar."Aktor dan aktris yang menyanyikan lagu itu," kata dia, seperti dikutip CNA di Batam, Kamis.

The Missing Ingredient memotret kehidupan cinta dalam keluarga dan hubungan tiga generasi antara karakter Pak Harun (Dato` Rahim Razali), anaknya Rosli (Rafaat Hamzah) dan seorang pembantu asal Aceh, Murni (Aidli `Alin` Mosbit).

Selain lagu-lagu asal Indonesia, film itu juga menampilkan makanan tradisional khas Melayu sambal goreng untuk mengilustrasikan isu komunitas Melayu.Lokasi pengambilan gambar The Missing Ingredient mengambil tempat di Singapura, Malaysia dan Australia.

Film yang diharapkan selesai akhir tahun 2009 merupakan film melayu pertama produksi sineas Singapura, setelah 30 tahun absen dari teater negeri jiran itu.