PICTURES SLIDE SHOW

Kamis, Maret 26, 2009

Ku Persembahkan Lagu Ini Untuk .... siapa Ja....

DEAR GOD

Avenged Sevenfold


A lonely road, crossed another cold state line
Miles away from those I love
Purpose hard to find
While I recall all the words you spoke to me
Can't help but wish that I was there
Back where I'd love to be, oh yeah

Dear God the only thing I ask of you
Is to hold her when I'm not around
When I'm much too far away
We all need that person who can be true to you
But I left her when I found her
And now I wish I'd stayed
'Cause I'm lonely and I'm tired
I'm missing you again, oh no
Once again

There's nothing here for me on this barren road
There's no one here while the city sleeps
And all the shops are closed
Can't help but think of the times I've had with you
Pictures and some memories will have to help me through, oh yeah

Dear God the only thing I ask of you is
To hold her when I'm not around,
When I'm much too far away
We all need that person who can be true to you
I left her when I found her
And now I wish I'd stayed
'Cause I'm lonely and I'm tired
I'm missing you again oh no
Once again

Some search, never finding a way
Before long, they waste away
I found you, something told me to stay
I gave in, to selfish ways
And how I miss someone to hold
When hope begins to fade...

A lonely road, crossed another cold state line
Miles away from those I love
Hope is hard to find

Dear God the only thing I ask of you is
To hold her when I'm not around,
When I'm much too far away
We all need the person who can be true to you
I left her when I found her
And now I wish I'd stayed
'Cause I'm lonely and I'm tired
I'm missing you again oh no
Once again

Jumat, Maret 13, 2009

Singapura Produksi Film Berisi Lagu-lagu Indonesia

By Republika Newsroom
Kamis, 12 Maret 2009 pukul 21:02:00

BATAM -- Sineas Singapura memproduksi film melayu The Missing Ingredient berisi lagu-lagu Indonesia, di antaranya Si Jali-jali, Sayang di Sayang dan Pesan Kakek.

Director sekaligus co-writer The Missing Ingredient Sanif Olek mengadaptasi lagu-lagu itu dan memasukannya ke dalam setting film tanpa musik latar."Aktor dan aktris yang menyanyikan lagu itu," kata dia, seperti dikutip CNA di Batam, Kamis.

The Missing Ingredient memotret kehidupan cinta dalam keluarga dan hubungan tiga generasi antara karakter Pak Harun (Dato` Rahim Razali), anaknya Rosli (Rafaat Hamzah) dan seorang pembantu asal Aceh, Murni (Aidli `Alin` Mosbit).

Selain lagu-lagu asal Indonesia, film itu juga menampilkan makanan tradisional khas Melayu sambal goreng untuk mengilustrasikan isu komunitas Melayu.Lokasi pengambilan gambar The Missing Ingredient mengambil tempat di Singapura, Malaysia dan Australia.

Film yang diharapkan selesai akhir tahun 2009 merupakan film melayu pertama produksi sineas Singapura, setelah 30 tahun absen dari teater negeri jiran itu.

Jumat, Agustus 01, 2008

aq menghargai hidup......!

Aq mencintai hidup. Aq hanya akan bekerja untuk hasil yang terbaik. Aq harus belajar untuk hanya memikirkan yang terbaik demi masa depanku. Cinta seharusnya membuatku pintar. Membuatku tahu… tahu bahwa aq terlalu berani untuk merasa takut, terlalu bermartabat untuk dipermainkan, terlalu kuat untuk merasa cemas, dan terlalu bahagia untuk memiliki rasa bersalah.
Tapi, ternyata bukan cinta seperti itu yang kurasakan. Aq merasa sepi. Merasa kadang semua sudah tidak bermakna. Dan aq tidak bisa berhenti. Aq mencintainya sepenuh hati. Tidak peduli lagi itu tepat atau tidak. Tidak peduli lagi dia menyadari aq hilang atau tampak. Aq tidak mengerti!!! Aq bahagia dengannya, tapi itu hanya imajinasiku. Aq sudah tak tahan jadi hantu. Aq tak sanggup!!! Rasa bersalah ini menyerangku, membuat ragaku seakan tak bernyawa. Ketika lukanya merembes disetiap kelopak dan aq sadar... aq hanya hantu.
Seberapa pentingnya dia dalam hidupku? Karna semua jadi tidak berarti, hanya karna dia disisiku. Kemana perginya keberanian yang dulu selalu kumiliki. Kenapa logika dan perasaan mejadi tak sejalan?
Aq tidak ingin hidup abadi. Aq juga tidak ingin melewati banyak masa, cukup hanya satu menit... dengan dia disisiku. Tanpa rasa penyesalan dan bersalah. Banyak anak2 meninggal dalam perang. Tidak sedikit laki-laki yang merelakan nyawanya untuk hidup merdeka. Dan wanita meninggal dengan perut kelaparan. Tapi hari ini aq tidak ingin mati, sebelum kesedihan hilang dari wajahnya...
Aq ingin sekali tuli dan membiarkan semua suara itu menguap terbawa angin. Seperti sekawanan samurai yang datang dan menyerang. Cukup... Tuhan... Cukup! Harga diriku tercacah karna aq hanya diam. Kesetiaanku ditertawakan karna aq hanya orang buangan. Ya Rabb, bimbing diriku agar aq senaif dahulu. Agar tak ada lagi sakit yang tertahan dalam setiap tawa. Aq sudah tak berselera untuk disiksa. Aq letih...
Aq menyakiti orang tuaku karna membiarkan hari ini lewat begitu saja. Aq mengecewakan teman”ku karna membiarkan diriku diabaikan. Aq membuat-Mu murka ya Allah... menyia-nyiakan berkah yang dilimpahkan.
Aq bukan orang yang lemah, kalau aq lemah aq sudah sembunyi di dasar lembah. Aq orang yang kuat dengan dagu tercuat kugenggam kejujuran erat. Demi Tuhan, aq tak ingin menyakiti siapa pun. Aq menghargai hidup. Putus harapan tidak akan mematahkan semangatku. Aq tidak akan pernah menemukan laut, jika masih tidak berani meninggalkan pantai. Aq tahu apa yang kuinginkan dan hidup seperti apa yang akan kujalani. Sekarang hanya bisa kuabadikan detakan nadiku untuk anak”. Untuk jiwa” polos yang tidak akan pernah menyakitiku. Karna dengan melihat senyuman mereka, aq bisa berdiri tegar sampai hari ini.....